Kamis, 13 Januari 2011

12 Kebiasaan Orang Indonesia yang Ternyata Salah Secara Medis


6. MEMAKAI PAKAIAN TEBAL / SELIMUT KETIKA DEMAM



FAKTA :
Pakaian tebal/ selimut akan menaikan suhu tubuh. Suhu yang sangat tinggi (39 derajat atau lebih) pada anak-anak bisa menyebabkan kejang-kejang.
Disarankan untuk mengenakan pakaian tipis meskipun tubuh terasa dingin.
Quote:
5. KALAU DEMAM TIDAK BOLEH MANDI



FAKTA :
Dengan mandi ketika demam dapat menurunkan suhu tubuh yang sedang meningkat. Tetapi, kalau demam disertai dengan rasa menggigil, mandi dengan air hangat akan lebih baik atau kompres dengan air hangat.
Quote:
4. MANDI MALAM HARI MENYEBABKAN REMATIK



FAKTA :
Hal ini tidak benar. Kalau kondisi tubuh dalam keadaan sehat dan memerlukan mandi untuk kebersihan, tidak ada masalah mesdkipun mandi malam hari. Tetapi pada penderita rematik, dianjurkan mandi dengan air hangat.
Quote:
3. PENDERITA CACAR AIR ATAU CAMPAK TIDAK BOLEH MANDI



FAKTA :
Hal ini malah bertentangan dengan prinsip medis, dimana pada penderita penyakit cacar air atau campak dengan kelainan pada kulit yang menyeluruh, justru harus menjaga kebersihan kulit dengan mandi lebih sering agar perluasan penyakit dapat dicegah, disamping menggunakan obat.
Quote:
2. ANGIN DUDUK HARUS DIKEROK ATAU DIPIJAT


FAKTA :
Apabila menderita angin duduk, jangan dipijat atau dikerok. Kejadian orang yang meninggal ketika dipijat, menunjukkan betapa penangan yang salah dapat berakibat fatal. Hal yang harus dilakukan adalah : Pemberian oksigen dan obat serta tindakan diagnostik khusus. Ini mungkin merupakan gejala awal serangan jantung berat akibat sumbatan darah keseluruh tubuh.
Quote:
1. Masuk angin harus dikerok

]

FAKTA :
Kerokan ternyata bukan pertanda anginnya keluar, melainkan pecahnya pembuluh kapiler tepi yang berada dikulit. Tidak mengherankan, jika beberapa waktu setelah kerokan, gejala-gejala masuk angin akan kembali terjadi. Kerokan akan menimbulkan rasa sakit, tapi karena sudah ada rasa sakit atau pegal otot, maka dengan rangsangan sakit yang baru akan menimbulkan rasa seolah-olah rasa sakit pertama berkurang atau "terlupakan".
6. Apabila Flu, Minum Obat



Fakta :
Flu tidak dapat diobati karena flu berasal dari virus. Tidak ada obat yang dapat membunuh virus. Namun, faktanya virus flu tidak bertahan lama biasanya berakhir setelah 5 - 7 hari. Yang dibutuhkan penderita adalah istirahat yang cukup dan minum yang banyak serta asupan gizi yang baik. Perhatikan Obat "FLU", hanya disebutkan Dapat Meringankan Gejala Flu, BUKAN Meredakan / Mengobati
Quote:
5. Kanker Tidak Dapat Dicegah



Fakta :
Peneliti memperkirakan sebanyak 50% atau lebih kematian karena kanker disebabkan karena kondisi sosial dan lingkungan serta pilihan untuk hidup tidak sehat. Kondisi-kondisi tersebut dapat menghasilkan diit yang tidak sehat, obesitas atau perilaku tidak sehat seperti merokok dan kurang aktivitas fisik. Kita dapat mengetahui bagaimana cara untuk mencegah banyak kanker seperti kanker paru, kanker leher rahim/serviks, kanker usus besar/colon, kanker rectum, dan kanker kulit. Secara umum beberapa faktor berikut dapat mencegah kanker, diantaranya : Tidak merokok atau menggunakan produk tembakau lainnya, Menghindar sebagai perokok pasif, Tidak mengkonsumsi alcohol, Menghindari kenaikan berat badan dan mempertahankan berat badan ideal, Mengkonsumsi buah-buahan, sayuran sebanyak 5 kali atau lebih dalam sehari dan diit rendah lemak.
Quote:
4. Rokok Rendah Tar Atau Light Tidak Berbahaya Seperti Rokok Biasa




Fakta :
Tidak ada produk tembakau yang aman. Penggunaan semua produk tembakau dapat menyababkan kanker dan efek samping pada kesehatan. Semua produk tembakau termasuk rokok, cerutu, pipa, dan kunyah; rokok menthol, rendah tar, atau bebas aditif. Bahan racun dalam rokok tidak terbatas pada tar dan nikotin. Rokok biasa mengandung timbal, amonia (pembersih alat rumah tangga), arsenik (racun tikus), benzene (digunakan dalam membuat gas, gas butane, karbon monoksida (gas beracun), DDT (bahan insektisida yang berbahaya), dan polonium 210 (penyebab kanker mengandung elemen radioaktif). Untuk mengurangi resiko anda terkena kanker paru, stroke, penyakit jantung, dan masalah kesehatan reproduksi, hindari semua produk tembakau dan paparan menjadi perokok pasif.
Quote:
3. Menengadahkan Kepala Ke Atas / Membaringkan Tubuh Ketika Mimisan




Fakta :
Menengadahkan kepala ke atas dan membaringkan tubuh,justru akan membuat komplikasi dengan mengalirkan darah menuju kerongkongan. Komplikasi yang terjadi,yakni tersedak leh darah yang masuk dalam saliran pernapasan. Bila darah masuk ke lambung,akan menyebabkan iritasi atau darah akan dikeluarkan melalui muntahan. Pertolongan pertama yang bisa dilakukan adalah menghentikan perdarahan tanpa bantuan obat dan alat. Cukup dengan duduk dengan posisi badan dan kepala agak maju ke depan. Lalu gunakan ibu jari dan telunjuk untuk menekan dan menutup hidung. Sedangkan mulut dibuka untuk bernapas. Lakukan selama 1-2 menit. Tak berapa lama kemudian biasanya darah langsung berhenti.
Quote:
2. Kita Tidak Dapat Terkena Cacar Air Untuk yang Kedua Kalinya



Fakta :
Seperti dikutip dari Childrenfirst, beberapa orang bisa mengembangkan cacar air untuk kedua kalinya. Memang sistem kekebalan yang sudah ada di dalam tubuh akan selalu menjaga virus ini. Tapi pada suatu titik tertentu, virus ini dapat aktif kembali di dalam tubuh dalam bentuk yang berbeda dan menimbulkan kondisi shingles atau herpes zoster. Penyakit ini biasanya mempengaruhi orang-orang dewasa yang memiliki kekebalan tubuh lemah atau sedang menurun. Jika seseorang memiliki kekebalan tubuh yang baik, maka jarang mengembangkan kondisi ini. Orang dewasa yang terkena cacar air ada kemungkinan berisiko mengalami komplikasi, terutama pada perempuan hamil, memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, orang yang sedang menjalani kemoterapi atau radioterapi untuk kanker, orang yang pernah menjalani transplantasi dan orang yang memiliki masalah jantung atau paru-paru. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya serangan cacar air kedua kalinya adalah melalui vaksinasi.
Quote:
1. Apabila Kedinginan / Udara Dingin, Mandi dengan Air Hangat



Fakta :
Mandi air hangat ketika berada di daerah yang dingin tidak dapat menghangatkan tubuh. Kehangatan yg dirasakan hanya pada saat mandi saja, setelah mandi akan akan merasakan kedinginan karena pori-pori tubuh anda akan terbuka yang diakibatkan air hangat tadi. Sebaiknya mandi dengan air dingin, agar pori-pori tubuh tertutup sehingga tubuh dapat beradaptasi dengan udara dingin. Begitu pula sebaliknya, mandi dengan air hangat ketika cuaca panas.


ANGIN DUDUK
Ada sebuah artikel menarik mengenai angin duduk yang dialami salah satu rekan kerja saya yang mungkin juga bisa memberikan masukan mengenai “Angin Duduk” salah satu penyakit yang banyak membawa kematian, tapi apa sebenarnya angin duduk itu? Well ga ada salah nya kita coba menyimak artikel berikut:

Kemarin ada seorang teman dikantor yang meninggal di usia yang ke-31 dengan status single. Menurut dokter-dokter yang turut melayat,kemungkinan penyebabnya adalah angin duduk, karena pagi harinya dia masih masuk kantor, walaupun pada saat jam istirahat minta ijin pulang karena kepalanya pusing. Kebetulan ybs tidur sekamar dengan kakak perempuannya yang juga bekerja di kantor yang sama,dan masih sempat terbangun karena adiknya menanyakan minyak kayu putih sekitar setengah 12 malam, lalu paginya waktu dibangunkan pagi hari untuk berangkat ke kantor, ternyata sang adik sudah meninggal dengan posisi tidur dengan wajah sedikit menahan rasa sakit, dan kebiruan sekitar leher. Atas dasar itulah saya informasikan sedikit mengenai angin duduk atau nama kerennya Sindrom Jantung Koroner Akut.

Angin Duduk sama dengan Sindrom Jantung Koroner Akut Hanya dalam 15 menit sampai 30 menit, orang yang terserang angin duduk bisa meninggal.Padahal, penderita, sebelumnya terlihat sehat-sehat saja. Dunia kedokteran selama dua tahun terakhir berhasil mengidentifikasi istilah baru penyakit jantung yang akrab d isebut angin duduk. Ternyata, penyakit ini tak sekedar masuk angin berat, tetapi identik dengan Sindrom Serangan Jantung Koroner Akut (SSJKA).

Teridentifikasinya istilah ini, menurut Guru Besar Bidang Ilmu Penyakit Dalam FKUI, Prof DR dr Teguh Santoso.SpPD, di Jakarta, pekan lalu. Menandai sebuah koreksi besar terhadap mitos yang berkembang di masyarakat selama ini. Bahwa masuk angin hebat itu adalah penyakit yang berbahaya, bahkan bisa menimbulkan kematian hanya dalam waktu 15 hingga 30 menit sejak serangan pertama.

Jadi kata Teguh lagi, jika Anda tiba-tiba merasa nyeri dada, sebaiknya tidak melakukan aktivitas fisik apapun termasuk berhubungan seks. Segeralah pergi ke rumah sakit yang menyediakan fasilitas penanganan Gawat darurat jantung. Ingat!. Tidak boleh lebih dari 15 menit setelah serangan nyeri pertama. Sindrom serangan jantung koroner akut merupakan penemuan terbaru akhir banyak disikapi masyarakat dengan tindakan yang salah. Misalnya, penderita dikerok, diberi minuman air panas, atau diberi ramu-ramuan untuk mengeluarkan angin. Padahal, penderita bisa meninggal mendadak tanpa ada tanda-tanda sakit.

Gejalanya:

Muncul keluhan nyeri ditengah dada, seperti:

Rasa ditekan
Rasa diremas-remas, menjalar ke leher,lengan kiri dan kanan, serta ulu hati.
Rasa terbakar dengan sesak napas dan keringat dingin.
Keluhan nyeri ini bisa merambat ke kedua rahang gigi kanan atau kiri, bahu,serta punggung. Lebih spesifik, ada juga yang disertai kembung pada ulu hati seperti masuk angin atau maag.

Sumber masalah sesungguhnya hanya terletak pada penyempitan pembuluh darah jantung (vasokonstriksi).

Penyempitan ini diakibatkan oleh empat hal :

Adanya timbunan-lemak (aterosklerosis) dalam pembuluh darah akibat konsumsi kolesterol tinggi.
sumbatan (trombosis) oleh sel beku darah (trombus).
Vasokonstriksi atau penyempitan pembuluh darah akibat kejang yang terus menerus.
Infeksi pada pembuluh darah. Penyempitan itu, lanjutnya lagi, mengakibatkan berkurangnya oksigen yang masuk ke dalam jantung.
Ketidak-seimbangan pasokan dengan kebutuhan oksigen pada tubuh mengakibatkan nyeri dada yang dalam istilah medisnya disebut angina.Namun kata Teguh,hendaknya dibedakan antara keluhan nyeri pada sindrom serangan jantung koroner akut (SSJKA) dengan serangan jantung koroner (SJK) (infark miokard).

Pada SJK, angina terjadi akibat sumbatan total pembuluh darah jantung karena aktivitas fisik yang berlebihan. Sementara pada SSJKA angina terjadi akibat sumbatan tidak total yang dirasakan saat istirahat.

“SSJKA ini memang mendadak.Bukan karena capek, masuk angin, atau penyakit-penyakit lainnya. Biasanya penderita akan meninggal paling lama lima belas menit setelah keluhan rasa nyeri pertama kali dirasakan”.Kata Teguh.

Masyarakat diminta waspada terhadap keluhan angina ini. Soalnya penderita sebelum terserang akan tampak sehat-sehat. Solusi satu- satunya hanyalah melonggarkan sumbatan yang terjadi, yaitu dengan memberikan obat anti platelet (sel pembeku darah) dan anti koagulan. Atau, obat untuk mengantisipasi ketidak-seimbangan supply oksigen dan kebutuhan oksigen. Misalnya nitrat, betabloker, dan kalsium antagonis.

Di tempat terpisah, ahli jantung RS Jantung Harapan Kita dr. Santoso Karo-Karo MPH, SpJp mengungkapkan kondisi rumah sakit di Indonesia tidak terlalu bisa diharapkan untuk pengobatan SSJKA. Rumah sakit terkesan lambat menangani pasien.Untuk itu ia menyarankan agar penderita yang sudah tahu bahwa dirinya memiliki gangguan jantung sebaiknya membawa tablet antiplatelet ke manapun ia pergi. Obat antiplatelet yang paling murah dan gampang di cari adalah aspirin. Obat ini selain bermanfaat sebagai pertolongan pertama mengatasi nyeri dan melonggarkan kembali pembuluh darah yang tersumbat oleh thrombosit atau platelet (sel pembeku darah).

0 komentar on "12 Kebiasaan Orang Indonesia yang Ternyata Salah Secara Medis"

Posting Komentar

Kamis, 13 Januari 2011

12 Kebiasaan Orang Indonesia yang Ternyata Salah Secara Medis

6. MEMAKAI PAKAIAN TEBAL / SELIMUT KETIKA DEMAM



FAKTA :
Pakaian tebal/ selimut akan menaikan suhu tubuh. Suhu yang sangat tinggi (39 derajat atau lebih) pada anak-anak bisa menyebabkan kejang-kejang.
Disarankan untuk mengenakan pakaian tipis meskipun tubuh terasa dingin.
Quote:
5. KALAU DEMAM TIDAK BOLEH MANDI



FAKTA :
Dengan mandi ketika demam dapat menurunkan suhu tubuh yang sedang meningkat. Tetapi, kalau demam disertai dengan rasa menggigil, mandi dengan air hangat akan lebih baik atau kompres dengan air hangat.
Quote:
4. MANDI MALAM HARI MENYEBABKAN REMATIK



FAKTA :
Hal ini tidak benar. Kalau kondisi tubuh dalam keadaan sehat dan memerlukan mandi untuk kebersihan, tidak ada masalah mesdkipun mandi malam hari. Tetapi pada penderita rematik, dianjurkan mandi dengan air hangat.
Quote:
3. PENDERITA CACAR AIR ATAU CAMPAK TIDAK BOLEH MANDI



FAKTA :
Hal ini malah bertentangan dengan prinsip medis, dimana pada penderita penyakit cacar air atau campak dengan kelainan pada kulit yang menyeluruh, justru harus menjaga kebersihan kulit dengan mandi lebih sering agar perluasan penyakit dapat dicegah, disamping menggunakan obat.
Quote:
2. ANGIN DUDUK HARUS DIKEROK ATAU DIPIJAT


FAKTA :
Apabila menderita angin duduk, jangan dipijat atau dikerok. Kejadian orang yang meninggal ketika dipijat, menunjukkan betapa penangan yang salah dapat berakibat fatal. Hal yang harus dilakukan adalah : Pemberian oksigen dan obat serta tindakan diagnostik khusus. Ini mungkin merupakan gejala awal serangan jantung berat akibat sumbatan darah keseluruh tubuh.
Quote:
1. Masuk angin harus dikerok

]

FAKTA :
Kerokan ternyata bukan pertanda anginnya keluar, melainkan pecahnya pembuluh kapiler tepi yang berada dikulit. Tidak mengherankan, jika beberapa waktu setelah kerokan, gejala-gejala masuk angin akan kembali terjadi. Kerokan akan menimbulkan rasa sakit, tapi karena sudah ada rasa sakit atau pegal otot, maka dengan rangsangan sakit yang baru akan menimbulkan rasa seolah-olah rasa sakit pertama berkurang atau "terlupakan".
6. Apabila Flu, Minum Obat



Fakta :
Flu tidak dapat diobati karena flu berasal dari virus. Tidak ada obat yang dapat membunuh virus. Namun, faktanya virus flu tidak bertahan lama biasanya berakhir setelah 5 - 7 hari. Yang dibutuhkan penderita adalah istirahat yang cukup dan minum yang banyak serta asupan gizi yang baik. Perhatikan Obat "FLU", hanya disebutkan Dapat Meringankan Gejala Flu, BUKAN Meredakan / Mengobati
Quote:
5. Kanker Tidak Dapat Dicegah



Fakta :
Peneliti memperkirakan sebanyak 50% atau lebih kematian karena kanker disebabkan karena kondisi sosial dan lingkungan serta pilihan untuk hidup tidak sehat. Kondisi-kondisi tersebut dapat menghasilkan diit yang tidak sehat, obesitas atau perilaku tidak sehat seperti merokok dan kurang aktivitas fisik. Kita dapat mengetahui bagaimana cara untuk mencegah banyak kanker seperti kanker paru, kanker leher rahim/serviks, kanker usus besar/colon, kanker rectum, dan kanker kulit. Secara umum beberapa faktor berikut dapat mencegah kanker, diantaranya : Tidak merokok atau menggunakan produk tembakau lainnya, Menghindar sebagai perokok pasif, Tidak mengkonsumsi alcohol, Menghindari kenaikan berat badan dan mempertahankan berat badan ideal, Mengkonsumsi buah-buahan, sayuran sebanyak 5 kali atau lebih dalam sehari dan diit rendah lemak.
Quote:
4. Rokok Rendah Tar Atau Light Tidak Berbahaya Seperti Rokok Biasa




Fakta :
Tidak ada produk tembakau yang aman. Penggunaan semua produk tembakau dapat menyababkan kanker dan efek samping pada kesehatan. Semua produk tembakau termasuk rokok, cerutu, pipa, dan kunyah; rokok menthol, rendah tar, atau bebas aditif. Bahan racun dalam rokok tidak terbatas pada tar dan nikotin. Rokok biasa mengandung timbal, amonia (pembersih alat rumah tangga), arsenik (racun tikus), benzene (digunakan dalam membuat gas, gas butane, karbon monoksida (gas beracun), DDT (bahan insektisida yang berbahaya), dan polonium 210 (penyebab kanker mengandung elemen radioaktif). Untuk mengurangi resiko anda terkena kanker paru, stroke, penyakit jantung, dan masalah kesehatan reproduksi, hindari semua produk tembakau dan paparan menjadi perokok pasif.
Quote:
3. Menengadahkan Kepala Ke Atas / Membaringkan Tubuh Ketika Mimisan




Fakta :
Menengadahkan kepala ke atas dan membaringkan tubuh,justru akan membuat komplikasi dengan mengalirkan darah menuju kerongkongan. Komplikasi yang terjadi,yakni tersedak leh darah yang masuk dalam saliran pernapasan. Bila darah masuk ke lambung,akan menyebabkan iritasi atau darah akan dikeluarkan melalui muntahan. Pertolongan pertama yang bisa dilakukan adalah menghentikan perdarahan tanpa bantuan obat dan alat. Cukup dengan duduk dengan posisi badan dan kepala agak maju ke depan. Lalu gunakan ibu jari dan telunjuk untuk menekan dan menutup hidung. Sedangkan mulut dibuka untuk bernapas. Lakukan selama 1-2 menit. Tak berapa lama kemudian biasanya darah langsung berhenti.
Quote:
2. Kita Tidak Dapat Terkena Cacar Air Untuk yang Kedua Kalinya



Fakta :
Seperti dikutip dari Childrenfirst, beberapa orang bisa mengembangkan cacar air untuk kedua kalinya. Memang sistem kekebalan yang sudah ada di dalam tubuh akan selalu menjaga virus ini. Tapi pada suatu titik tertentu, virus ini dapat aktif kembali di dalam tubuh dalam bentuk yang berbeda dan menimbulkan kondisi shingles atau herpes zoster. Penyakit ini biasanya mempengaruhi orang-orang dewasa yang memiliki kekebalan tubuh lemah atau sedang menurun. Jika seseorang memiliki kekebalan tubuh yang baik, maka jarang mengembangkan kondisi ini. Orang dewasa yang terkena cacar air ada kemungkinan berisiko mengalami komplikasi, terutama pada perempuan hamil, memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, orang yang sedang menjalani kemoterapi atau radioterapi untuk kanker, orang yang pernah menjalani transplantasi dan orang yang memiliki masalah jantung atau paru-paru. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya serangan cacar air kedua kalinya adalah melalui vaksinasi.
Quote:
1. Apabila Kedinginan / Udara Dingin, Mandi dengan Air Hangat



Fakta :
Mandi air hangat ketika berada di daerah yang dingin tidak dapat menghangatkan tubuh. Kehangatan yg dirasakan hanya pada saat mandi saja, setelah mandi akan akan merasakan kedinginan karena pori-pori tubuh anda akan terbuka yang diakibatkan air hangat tadi. Sebaiknya mandi dengan air dingin, agar pori-pori tubuh tertutup sehingga tubuh dapat beradaptasi dengan udara dingin. Begitu pula sebaliknya, mandi dengan air hangat ketika cuaca panas.


ANGIN DUDUK
Ada sebuah artikel menarik mengenai angin duduk yang dialami salah satu rekan kerja saya yang mungkin juga bisa memberikan masukan mengenai “Angin Duduk” salah satu penyakit yang banyak membawa kematian, tapi apa sebenarnya angin duduk itu? Well ga ada salah nya kita coba menyimak artikel berikut:

Kemarin ada seorang teman dikantor yang meninggal di usia yang ke-31 dengan status single. Menurut dokter-dokter yang turut melayat,kemungkinan penyebabnya adalah angin duduk, karena pagi harinya dia masih masuk kantor, walaupun pada saat jam istirahat minta ijin pulang karena kepalanya pusing. Kebetulan ybs tidur sekamar dengan kakak perempuannya yang juga bekerja di kantor yang sama,dan masih sempat terbangun karena adiknya menanyakan minyak kayu putih sekitar setengah 12 malam, lalu paginya waktu dibangunkan pagi hari untuk berangkat ke kantor, ternyata sang adik sudah meninggal dengan posisi tidur dengan wajah sedikit menahan rasa sakit, dan kebiruan sekitar leher. Atas dasar itulah saya informasikan sedikit mengenai angin duduk atau nama kerennya Sindrom Jantung Koroner Akut.

Angin Duduk sama dengan Sindrom Jantung Koroner Akut Hanya dalam 15 menit sampai 30 menit, orang yang terserang angin duduk bisa meninggal.Padahal, penderita, sebelumnya terlihat sehat-sehat saja. Dunia kedokteran selama dua tahun terakhir berhasil mengidentifikasi istilah baru penyakit jantung yang akrab d isebut angin duduk. Ternyata, penyakit ini tak sekedar masuk angin berat, tetapi identik dengan Sindrom Serangan Jantung Koroner Akut (SSJKA).

Teridentifikasinya istilah ini, menurut Guru Besar Bidang Ilmu Penyakit Dalam FKUI, Prof DR dr Teguh Santoso.SpPD, di Jakarta, pekan lalu. Menandai sebuah koreksi besar terhadap mitos yang berkembang di masyarakat selama ini. Bahwa masuk angin hebat itu adalah penyakit yang berbahaya, bahkan bisa menimbulkan kematian hanya dalam waktu 15 hingga 30 menit sejak serangan pertama.

Jadi kata Teguh lagi, jika Anda tiba-tiba merasa nyeri dada, sebaiknya tidak melakukan aktivitas fisik apapun termasuk berhubungan seks. Segeralah pergi ke rumah sakit yang menyediakan fasilitas penanganan Gawat darurat jantung. Ingat!. Tidak boleh lebih dari 15 menit setelah serangan nyeri pertama. Sindrom serangan jantung koroner akut merupakan penemuan terbaru akhir banyak disikapi masyarakat dengan tindakan yang salah. Misalnya, penderita dikerok, diberi minuman air panas, atau diberi ramu-ramuan untuk mengeluarkan angin. Padahal, penderita bisa meninggal mendadak tanpa ada tanda-tanda sakit.

Gejalanya:

Muncul keluhan nyeri ditengah dada, seperti:

Rasa ditekan
Rasa diremas-remas, menjalar ke leher,lengan kiri dan kanan, serta ulu hati.
Rasa terbakar dengan sesak napas dan keringat dingin.
Keluhan nyeri ini bisa merambat ke kedua rahang gigi kanan atau kiri, bahu,serta punggung. Lebih spesifik, ada juga yang disertai kembung pada ulu hati seperti masuk angin atau maag.

Sumber masalah sesungguhnya hanya terletak pada penyempitan pembuluh darah jantung (vasokonstriksi).

Penyempitan ini diakibatkan oleh empat hal :

Adanya timbunan-lemak (aterosklerosis) dalam pembuluh darah akibat konsumsi kolesterol tinggi.
sumbatan (trombosis) oleh sel beku darah (trombus).
Vasokonstriksi atau penyempitan pembuluh darah akibat kejang yang terus menerus.
Infeksi pada pembuluh darah. Penyempitan itu, lanjutnya lagi, mengakibatkan berkurangnya oksigen yang masuk ke dalam jantung.
Ketidak-seimbangan pasokan dengan kebutuhan oksigen pada tubuh mengakibatkan nyeri dada yang dalam istilah medisnya disebut angina.Namun kata Teguh,hendaknya dibedakan antara keluhan nyeri pada sindrom serangan jantung koroner akut (SSJKA) dengan serangan jantung koroner (SJK) (infark miokard).

Pada SJK, angina terjadi akibat sumbatan total pembuluh darah jantung karena aktivitas fisik yang berlebihan. Sementara pada SSJKA angina terjadi akibat sumbatan tidak total yang dirasakan saat istirahat.

“SSJKA ini memang mendadak.Bukan karena capek, masuk angin, atau penyakit-penyakit lainnya. Biasanya penderita akan meninggal paling lama lima belas menit setelah keluhan rasa nyeri pertama kali dirasakan”.Kata Teguh.

Masyarakat diminta waspada terhadap keluhan angina ini. Soalnya penderita sebelum terserang akan tampak sehat-sehat. Solusi satu- satunya hanyalah melonggarkan sumbatan yang terjadi, yaitu dengan memberikan obat anti platelet (sel pembeku darah) dan anti koagulan. Atau, obat untuk mengantisipasi ketidak-seimbangan supply oksigen dan kebutuhan oksigen. Misalnya nitrat, betabloker, dan kalsium antagonis.

Di tempat terpisah, ahli jantung RS Jantung Harapan Kita dr. Santoso Karo-Karo MPH, SpJp mengungkapkan kondisi rumah sakit di Indonesia tidak terlalu bisa diharapkan untuk pengobatan SSJKA. Rumah sakit terkesan lambat menangani pasien.Untuk itu ia menyarankan agar penderita yang sudah tahu bahwa dirinya memiliki gangguan jantung sebaiknya membawa tablet antiplatelet ke manapun ia pergi. Obat antiplatelet yang paling murah dan gampang di cari adalah aspirin. Obat ini selain bermanfaat sebagai pertolongan pertama mengatasi nyeri dan melonggarkan kembali pembuluh darah yang tersumbat oleh thrombosit atau platelet (sel pembeku darah).

0 komentar:

Posting Komentar